Sistem Informasi? Teknologi Informasi? Anda harus terbiasa dengan kata-kata itu dan tentunya Anda menggunakan teknologi setiap hari. Tapi tahukah Anda pengertiannya? Dan apa perbedaan SI (Sistem Informasi) dan TI (Teknologi Informasi). Kali ini saya akan membahas tentang SI dan IT. Bagaimana sejarah perkembangannya juga? Mari kita bahas satu per satu agar Anda tidak bingung.

Apa itu SI dan IT?

Sistem Informasi atau (SI) adalah kombinasi teknologi informasi dan ada nya kegiatan orang yang menggunakan teknologi itu untuk dapat mendukung operasi dan manajemen tersebut. Dalam arti yang sangat luas, sistem informasi merujuk pada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi atau di sebut (TIK), tetapi juga untuk cara orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Teknologi Informasi (TI) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia membuat, mengubah, menyimpan, berkomunikasi, dan / atau menyebarkan informasi. TI menggabungkan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.

Apa perbedaan antara SI dan IT?

Dari definisi di atas, terlihat bukan perbedaannya? Dan kita dapat menyimpulkan perbedaan antara SI (Sistem Informasi) dan TI (Teknologi Informasi), yaitu Sistem Informasi adalah sistem yang memberikan informasi kepada penggunanya. Sedangkan Teknologi Informasi lebih tentang teknologi yang digunakan untuk mendukung semua kegiatan Sistem Informasi,

Sejarah Sistem Informasi

Sejak dahulu kala, manusia telah melakukan pertukaran informasi. Cara Anda melakukannya adalah dengan menulis di atas batu, kayu, papirus atau tanah liat. Awal sejarah pengembangan sistem informasi dimulai di sini. Tanpa langkah-langkah yang diambil oleh manusia purba ini, tidak akan ada perangkat teknologi canggih seperti komputer dan telepon seluler. Ada empat tahapan dalam pengembangan komunikasi dan informasi, yaitu:

  • Periode pertama: Pra-Mekanika

Pada beberapa priode saat ini, komunikasi dapat mengunakan  simbol untuk dapat menyampaikan informasi. Pada 3000-2000 SM, manusia menggunakan gambar untuk menyampaikan pesan. Contohnya adalah orang Fenisia yang mendiami Timur Tengah (saat ini Lebanon) menciptakan model yang sama. Orang-orang Yunani Kuno mengadaptasi lambang orang-orang Fenisia dengan menambahkan vokal yang membuatnya mudah digunakan. Bangsa Romawi Kuno juga menggunakannya, yang saat ini merupakan abjad yang kita kenal dan gunakan saat ini. Pembuatan buku-buku dari papirus gummed dimulai pada 600 SM. Awalnya hanya pemimpin agama dan pemimpin yang memiliki koleksi buku. Setelah itu ada orang Mesir Kuno yang menciptakan sistem numerik, sehingga hal itu juga mengarah pada penemuan alat bantu perhitungan yang disebut sempoa.

  • Periode kedua: Mekanika

Periode ini termasuk dalam abad pertengahan. Di mana orang menggunakan peralatan untuk menyimpan, memproses, dan mencatat informasi. Salah satu penemuan paling penting dari periode ini adalah mesin cetak Gutenburg dari Jerman. Penyampaian informasi menjadi lebih mudah karena mesin cetak dapat menghasilkan tulisan yang sama dalam jumlah banyak. Pada 1600, komputer atau mesin hitung pertama kali dibuat oleh Blaise Pascal. Komputer ini disebut Pascaline dan dianggap sebagai titik awal dari sebuah mesin yang menggantikan otak manusia dalam menghitung data.

  • Periode ketiga: Elektromekanik

Pada saat ini, penggunaan listrik untuk memberikan energi dan melakukan penemuan mesin setelah Pascaline terus ditemukan. Selama periode ini, telepon dan kode Morse dibuat untuk digunakan dalam komunikasi jarak jauh langsung. Kemudian pada awal 1948 komputer pertama digunakan untuk menyimpan program dan data. Komputer adalah Manchester Mark 1 Dijuluki. Komputer ini adalah awal dari penemuan teknologi selanjutnya yang sekarang menjadi komputer, laptop, tablet dan smartphone.

  • Periode keempat: Elektronik

Pada tahun 1957, Jean Hoerni mengembangkan transistor planar. Alat ini dapat mengintegrasikan semua sirkuit yang dibuat pada tahun-tahun berikutnya. Di sekitar tahun 1960, Departemen Pertahanan dari Amerika telah mendirikan ARPANET atau (Advanced Research Project Agency NETwork), Pada saat itu ARPANET hanya dapat digunakan oleh pemerintah, penelitian dan universitas tertentu. Peneliti MIT bernama Licklider memperluas ARPANET ke jaringan komputer di seluruh dunia. Ini terjadi pada tahun 1962. Pada tahun 1968, Andrew Grove, Gordon Moore dan Robert Noyce telah menciptakan microchip pertama. Mereka kemudian menjual desainnya ke intel untuk diproduksi massal.

Setelah empat era ini, perkembangan teknologi terjadi dengan cepat. Penemuan sistem operasi UNIX, Windows, Linux, era dot com dan penemuan terbaru lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Sejarah Teknologi Informasi

Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Dengan adanya bahasa informasi yang akan disampaikan oleh orang lain tetapi itu tidak akan bertahan lama karena setelah pernyataan itu selesai, informasi di tangan penerima akan dapat terlupakan dan informasi tidak akan bertahan lama.

Setelah itu teknologi pengiriman informasi dikembangkan melalui gambar. Dengan gambar, rentang informasi dapat lebih jauh. Gambar ini dapat dibawa dan dikirim ke orang lain. ada nya perkembangan pada informasi pada gambar.

Penemuan huruf dan angka Arab membuatnya lebih mudah untuk mengkomunikasikan informasi lebih efisien daripada metode sebelumnya. Gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat oleh kombinasi alfabet, atau dengan menulis angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan penulisan informasi itu.

Kemudian, teknologi pencetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat. Teknologi pada elektronik seperti radio, televisi atau komputer dapat meyebarkaninformasi dengan sangat cepat dan luas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here